Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Desember 2011

(Natal) Dan Kesejahteraan Pada Hari Lahirnya, Hari Wafatnya dan Pada Hari Dia Dibangkitkan Hidup Kembali

The Visitation of Virgin Mary to Elizabeth


Kaaf haa yaa ain shaad

Penjelasan tentang rahmat tuhanmu kepada hambanya Zakariyya.  Ketika dia berdoa kepada tuhannya dengan suara yang lembut.

Dia berkata “Ya Tuhanku, sungguh tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepadamu, ya Tuhanku.  Dan sungguh aku khawatir terhadap kerabatku sepeninggalku, padahal istriku seorang yang mandul.  Maka anugerahilah aku seorang anak dari sisi Mu yang akan mewarisi dari keluarga Yakub, dan jadikanlah dia ya Tuhanku, seorang yang diridai”

“Wahai Zakariyya, Kami memberi kabar kembira kepada mu dengan seorang anak laki-laki, namanya Yahya yang Kami belum pernah memberikan nama seperti itu sebelumnya”

Dia berkata ”Ya Tuhanku, bagaimana aku akan mempunyai anak padahal istriku seorang yang mandul dan aku sesungguhnya sudah mencapai usia yang sangat tua”

Berfirman demikianlah ” Tuhanmu berfirman: hal itu mudah bagiKu, sungguh engkau telah Aku ciptakan sebelum itu, padahal engkau belum berwujud sama sekali”

Dia berkata “Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda”

Berfirmanlah:  “Tandamu ialah engkau tidak dapat bercakap cakap dengan manusia selama tiga malam, padahal engkau sehat”

Maka dia keluar dari mihrab menuju kaumnya, lalu dia memberi isyarat kepada mereka: “Bertasbihlah kamu pada waktu pagi dan petang”

“Wahai Yahya, ambillah kitab itu dengan sungguh-sungguh”

Dan Kami berikan hikmah kepadanya selagi dia masih kanak-kanak, dan rasa kasih sayang dari Kami dan suci.  Dan diapun seorang yang bertakwa dan sangat berbakti kepada kedua orang tuanya, dan dia bukan orang yang sombong atau orang yang durhaka.  Dan kesejahteraan pada hari lahirnya, hari wafatnya dan pada hari dia dibangkitkan hidup kembali.

Dan ceritakanlah kisah Maryam dalam kitab, ketika dia mengasingkan diri dari keluarganya kesuatu tempat disebelah timur, lalu dia memasang tabir dari mereka.  Lalu Kami mengutus roh Kami  kepadanya, maka dia menampakkan diri dihadapannya dalam bentuk manusia yang sempurna.

Dia berkata ”Sungguh aku berlindung kepada Tuhan yang maha pengasih terhadapmu, jika engkau orang yang bertakwa”

Dia berkata “Sesungguhnya aku hanyalah utusan Tuhanmu, untuk menyampaikan anugerah kepadamu seorang anak laki-laki yang suci”

Dia berkata “Bagaimana mungkin aku mempunyai anak laki-laki, padahal tidak pernah ada orang yang menyentuhku dan aku bukan seorang pezina?”

Dia berkata “Demikianlah Tuhanmu berfirman:  Hal itu mudah bagiKu dan agar Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia, dan sebagai rahmat dari Kami.  Dan hal itu adalah suatu urusan yang diputuskan”

Maka dia mengandung lalu dia mengasingkan diri dengan kandungannya itu ketempat yang jauh.  Kemudian rasa sakit akan melahirkan memaksanya pada pangkal pohon kurma, dia berkata “Wahai, betapa aku mati sebelum ini dan aku menjadi orang yang tidak diperhatikan dan dilupakan”

Maka dia berseru kepadanya dari tempat yang rendah “Janganlah engkau bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai dibawahmu.  Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu kearahmu niscaya itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.  Maka makan, minum dan bersenang hatilah engkau.  Jika engkau melihat seseorang maka katakanlah: sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan yang maha pengasih, maka aku tidak akan berbicara dengan siapapun pada hari ini”

Kemudian dia membawa nya kepada kaumnya dengan menggendongnya.

Mereka berkata “Wahai Maryam, sungguh engkau telah membawa sesuatu yang sangat mungkar.  Wahai saudara perempuan harun, ayahmu bukan seorang yang buruk perangai dan ibumu bukan seorang perempuan pezina”

Maka dia menunjuk kepadanya.

Mereka berkata “ Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan?”

Dan ia berkata “Sesungguhnya aku hamba Allah.  Dia memberiku kitab dan Dia menjadikan aku seorang nabi.  Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi dimana saja aku berada.  Dan Dia memerintahkan kepadaku bersembahyang dan bersedekah selama aku hidup, dan berbakti kepada ibuku.  Dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.  Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku pada hari kelahiranku, pada hari wafatku dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”

Itulah Isa putera Maryam,  perkataan yang benar yang mereka ragukan kebenarannya.  Tidak patut bagi Allah mempunyai anak, maha suci Dia.  Apabila Dia hendak menetapkan sesuatu maka Dia hanya berkata kepadanya “Jadilah”, maka jadilah sesuatu itu.

“Dan sesungguhnya Allah itu Tuhanku dan Tuhanmu.  Maka sembahlah Dia.  Ini adalah jalan yang lurus”

Dari 19:1-36
»»  read more

Selasa, 20 Desember 2011

Sedekah Dalam Tradisi Yahudi

Sedekah kata yang tidak asing bagi muslim.  Berasal dari kata arab shadaqah yang berasal dari kata sidq (sidiq) yang berarti  ‘kebenaran’/truthfulness (sumber dari sini).   Dalam Islam disepakati bahwa sedekah merupakan pemberian secara sukarela kepada orang lain tanpa dibatasi jumlah atau waktu, berbeda dengan zakat yang ditentukan jumlahnya.  Ustadz Yusuf Mansyur adalah salah seorang ustad yang tema dakwahnya tentang sedekah dan salah satu bukunya berjudul The Power of Giving.  Shadaqah ada dalam ayat-ayat al quran misalnya di AQ 9:103 "Ambillah sedekah dari harta mereka guna membersihkan dan menyucikan mereka dan berdoalah utk mereka... "

sunlight.on.tzedakah

Kata sedekah ini selain dalam bahasa arab juga ternyata ada dalam kosakata Hebrew (bahasa/tulisan yahudi) yaitu ‘tzedakah’, dengan makna dan arti yang sama.  Seperti kita ketahui yahudisme /judaism /agama yahudi sudah ada ribuan tahun sebelum Islam.   Tzedakah (Hebrew) berasal dari kata ‘tzadik’ yang berarti kebenaran, kejujuran atau keadilan.

Dalam praktiknya kebanyakan orang yahudi menyumbangkan sebagian dari pendapatan mereka ke lembaga-lembaga amal.   Kewajiban memberikan 10% dari pendapatan mereka disebut ma’aser kesafim /tithe / persepuluhan, semacam zakat dalam islam yang berjumlah 2.5 % dari kekayaan.  Selain itu juga ada terumah (persembahan untuk pendeta) dan ma’asher rishon (zakat panen 10%untuk produk anggur, minyak zaitun, buah-buahan dan ternak).

Tzedakah biasanya dilakukan oleh setiap pengantin untuk menyimbolkan kesakralan ikatan perkawinan.  Pada Passover/pesach salah satu hari raya yahudi disarankan untuk mengundang orang asing yang kelaparan ke meja perjamuan, pada Purim diwajibkan untuk memberi uang makan kepada dua orang yang membutuhkan dengan tujuan untuk meningkatkan kebahagiaan di bulan itu.

Memberikan tzedakah harus hati-hati dan disalurkan pada organisasi yang bertanggungjawab untuk memastikan uang tzedakah digunakan secara bijaksana, efisien dan efektif.Demikian tulisan ini dibuat untuk membagi pengetahuan terutama bagi muslim di Indonesia.

sumber:
wikipedia tzedakah
just-tzedakah
»»  read more

Sabtu, 05 November 2011

Ritual Kurban dalam Yahudisme

Ibrahim sebagai sosok suci bukan hanya penting bagi Islam, tetapi juga bagi Yahudi. Dalam Bereshith (Kitab Kejadian) dikisahkan tentang Ibrahim dengan lengkap mulai dari kelahirannya hingga kisah perjalanannya, perjanjian dengan Tuhan, kisahnya dengan Hagar (Hajar), Sarah, Luth, tiga orang tamunya, dengan Ismail, dengan Ishak.

Kisah dramatis tentang kepatuhannya kepada Tuhan hingga rela mengorbankan anaknya Ishak juga terdapat dalam kitab ini. Diceritakan bahwa Ibrahim membawa Ishak kebukit Moriah sebagai korban bakaran.  Ketika Ibrahim hendak menyembelih Ishak, dia dihentikan oleh seorang malaikat, dan Ishak digantikan dengan seekor biri-biri.

korban 

Dalam Hebrew, Qorban artinya sesajen (offering), baik itu berupa hewan atau yang lainnya. Praktek sesajen dan persembahan hewan kurban terdapat dalam kitab-kitab yahudi dan dilakukan ketika Haekal (kuil) masih ada. Praktek pengorbanan hewan ini berakhir ketika kuil mereka dihacurkan pada tahun 70 M.  Qorban bukan semata-mata berasal dari kisah pengorbanan Ibrahim dan Ishak ini, karena ritual kurban juga diceritakan dalam kisah Kain dan Abel, juga Nuh dan anaknya.

Dibukunya ‘Jerusalem: Satu Kota Tiga Iman’ Karen Armstrong mengutip Aristeas, seorang penulis dari tahun 125 SM menceritakan tentang saluran air dibawah jalan sekeliling tembok Kuil (Haekal) untuk air pembersih darah hewan kurban.  Ia sangat terkesan melihat para pendeta yang bekerja tanpa henti dan sangat kuat - mengorbankan binatang dengan konsentrasi total. Mereka mengangkat dan menyulangkan daging tinggi-tinggi dengan satu tangan dan dilakukan tanpa suara. Dikatakan pendeta berjumlah 700 dan jumlah mereka yang membawa kurban-kurban ke kuil sangat banyak tapi upacara dilakukan dengan tenang tanpa suara karena mereka menghormati kesucian Haekal.

Pada 63 SM ketika Haekal diserang oleh Pompeius dari Romawi, mereka terkejut karena para pendeta tetap melaksanakan upacara kurban tanpa mempedulikan ketapel-ketapel yang menghujam Haekal.

Digambarkan juga oleh Armstong ritual kurban dengan detil sekitar tahun-tahun pertama masehi. Dikisahkan peziarah harus mensucikan diri mereka sebelum bisa masuk kegunung Haekal. Untuk itu mereka harus tinggal di Yerusalem selama 7 hari. Mereka tidak boleh berhubungan seks dan pada hari ketiga dan ketujuh mereka diperciki air dan abu dan mandi ritual. Ketika peziarah ini akhirnya naik ke haekal mereka membawa hewan kurban ke pelataran altar.

Dalam Jewfaq.org dikatakan kegunaan berkurban adalah selain untuk meminta pengampunan dosa dari Tuhan juga untuk mendekatkan diri pada Tuhan, untuk mengekspresikan rasa syukur.  Kata qorban yang berakar dari akar kata qof-reish-beit artinya 'mendekatkan', itulah makna dari qorban menurutnya.

Dengan hancurnya Haekal pada 70 M, Yahudisme lebih berkembang kearah studi teks, doa dan ketaatan pribadi. Yahudi ortodoks menganggap ibadah ini sebagai alternatif pengganti kewajiban terhadap kuil, sedangkan Yahudisme konservatif dan reformatif menganggap Korbanot sebagai ritual kuno yang tidak akan kembali.

Ritual Qorban dalam Yahudisme ini bagi kita tampak tidak asing. Ibadah kurban yang terdapat dalam al Quran dan Hadist terus dilakukan oleh seluruh muslim diseluruh dunia sampai sekarang.

Selamat merayakan Iedul Adha bagi semua muslim, semoga hari Raya ini mendekatkan diri kita semua pada Tuhan.

Sumber
qorbanot
korban
Abraham
»»  read more

Kamis, 27 Oktober 2011

Bahasa Melayu, Jejak Kebesaran Maritim Sumatera

Bahasa Indonesia telah dicanangkan sebagai bahasa persatuan di Nusantara sejak Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928.  Bahasa Indonesia adalah bahasa Melayu yang telah distandarisasi dan dimodifikasi.  Dari jaman dulu bahasa Melayu sudah menjadi bahasa yang umum di Nusantara.   Bahasa Melayu merupakan bahasa resmi selain di Indonesia (sebagai bahasa Indonesia) juga di Malaysia (Bahasa Malaysia), Brunei (Melayu Brunei) dan Singapura (satu dari 4 bahasa resmi).


Gambar dari sini

Bahasa ini merupakan bahasa asli (bahasa daerah) dari sekitar 40 juta orang sepanjang selat Malaka, termasuk didalamnya sepanjang pantai semenanjung Malaysia, Thailand selatan, propinsi Riau dan pantai timur Sumatera, Kepulauan Riau, pantai barat Serawak di Kalimantan.

Bahasa Melayu diyakini berasal dari pulau Sumatera.  Melayu sendiri diyakini berupakan sebuah kerajaan kuno di Jambi yang nantinya tergabung kedalam Sriwijaya.  Kata Melayu kabarnya berasal dari kata Malayur (Tamil) yang berarti kota diatas bukit. 

Sebuah prasasti yang  ditemukan di Tepian sungai Tatang (anak sungai Musi) Sumatera selatan pada tahun 1920 dan kini tersimpan di Musem Nasional  menjadi bukti dari teori ini. Prasasti Kedukan Bukit yang berhuruf Pallawa (huruf Tamil kuno) merupakan prasasti tertua yang menggunakan bahasa Melayu kuno.  Prasasti ini bertahun 605 saka atau thn 683 dan mengandung banyak kosakata sansekerta.



Kerajaan Sriwijaya abad ke 10 - 11 dan rute perdagangan jalur sutera

Gambar dari sini 

Teks kedukan bukit:
Swasti Shri Shakawarsatita 605 ekadashi
Shuklapaksa wulan Waishaka dapunta hiyang naik
Disambau mangalap siddhayatra di Saptami Shuklapaksa
Wulan Jyestha dapunta hiyang marlapas dari Minanga
Tamvan (Tamvar?) mamawa jang bala dua laksa dangan (...)
dua ratus tsyara disambau dangan jalan saribu
Tlu ratus sapuloh dua banyaknya. Datang di Matajap (Mataya?)
Sukhatshitta. Di pantshami shuklapaksa Wulan (...)
Laghu mudik datang marwuat manua (...)
Syriwijaya jayasiddhayatra subhiksa.

Terjemahan bahasa Indonesianya:
Selamat dan Bahagia. Dalam Syaka 605
Sebelas hari Bulan Waisyaka. Baginda naik kapal
Mencari untungnya pada tujuh hari
Bulan Jyestha, Baginda berlepas dari Muara
Tamvan membawa bala dua laksa dengan (...)
Dua ratus pawang di kapal dengan jalan seribu
Tiga ratus sepuluh dua banyaknya. Datang di Matajap
Sukacita. Di lima hari Bulan (...)
Belayar mudik datang membuat benua (...)
Srivijaya kota yang jaya, bahagia dan makmur.
Jalur perdagangan yang melintas dari China hingga Eropa dikenal sebagai jalur Sutera. Selat Malaka merupakan jalur yang dilalui pedagang dari China ke India melalui laut. Dari India jalur ini terus menuju Yaman ke laut Merah hingga ke Mesir. Dari Alexandria barang dagangan dibawa melalui laut tengah ke Eropa.

Jalur perdagangan yang melewati Selat Malaka ini menimbulkan kekayaan bagi kota-kota pelabuhan disepanjang selat Malaka.  Sriwijaya sejak abad ke 7 sudah merajai selat ini.  Pada masa keemasannya diabad ke 9 - 11 batas kekuasaannya meliputi Semenanjung Malaysia, selatan Thailand, sebelah timur dataran genting Kra, Maluku, Sulawesi, Filipina hingga ke Indrapura (Kamboja) di sungai Mekong. Pengaruh Sriwijaya inilah yang dianggap sangat besar pengaruhnya dalam penyebaran bahasa Melayu sebagai bahasa perdagangan di pelabuhan-pelabuhan.  Dominasi kerajaan maritim Sriwijaya ini diperkirakan berakhir pada abad ke 13.

 
Model perahu dari Siak Indrapura
Gambar dari sini 

Hingga abad ke 15 bahasa Melayu semakin menyebar bersamaan dengan menyebarnya Islam.  Kerajaan Islam di Pasai dan Malaka menyebarkan bahasa dan kebudayaan Melayu dan mempopulerkan huruf arab berbahasa Melayu, huruf Jawi. Huruf ini terus digunakan hingga akhir abad ke 19 ketika huruf latin mulai menggantikannya.  Bahasa Melayu pada saat itu sudah digunakan sebagai bahasa perdagangan di kesultanan Malaka.

Ketika merdeka pada tahun 1945, Indonesia merupakan negara pertama yang menggunakan bahasa Melayu (bahasa Indonesia) sebagai bahasa resmi.  Malaysia meresmikannya sebagai bahasa nasional yaitu bahasa Malaysia pada tahun 1957, sedangkan Brunei pada tahun 1959.  Bahasa Indonesia banyak menyerap kata-kata dari bahasa Belanda, sedangkan bahasa Malaysia dari bahasa Inggris, walaupun bahasa Indonesia modern sekarang juga menyerap bahasa Inggris.

Baca juga Surat Raja Sriwijaya Untuk Kalifah

Sumber
Asia Research Institute
Bahasa Indonesia
Malay Language
Srivijaya
»»  read more

Senin, 26 September 2011

Batu Hitam di Sudut Ka'bah

Semua muslim pasti pernah mendengar, atau malah pernah menyentuh batu hitam yang ada di sudut timur ka’bah, al Hajr al Aswad. Jemaah haji yang sedang mengerjakan tawaf di Ka’bah berusaha untuk berhenti dan mencium batu hitam ini jika memungkinkan, mengikuti tradisi yang dilakukan Nabi Muhammad.

mecca-black-stone-cc-toursaudiarabia


Batu hitam ini dipercaya muslim berasal dari jaman Adam dan Hawa. Berwarna gelap, permukaannya halus karena sentuhan berjuta jemaah haji. Ada yang bilang ini adalah pecahan meteor, walau harus dibuktikan lebih lanjut.

Batu hitam terdiri dari beberapa potongan yang disatukan dengan bingkai perak dan dipaku ke batu tersebut. Potongan-potongan kecil disemen membentuk sekitar tujuh atau delapan potongan yang terlihat sekarang. Potongan batu yang terlihat berukuran sekitar 20 cm x 16 cm, sedangkan ukuran tepatnya kurang jelas karena laporan yang berbeda-beda karena barangkali batu sudah dimodifikasi. Pada abad ke 10 dikatakan tinggi batu ini sekitar 0.5 m. Laporan pada abad ke 17 mengatakan ukuran batu sekitar 1.4 m x 1.2 m. Pada abad ke 18 Muhammad Ali mengatakan ukuran batu 0.76mx 0.46m.

Dalam Sirah Rasul Allah Ibnu Ishaq menceritakan kisah suku-suku di Mekah yang sedang merenovasi Ka’bah setelah kebakaran. Para ketua suku berselisih siapa yang lebih berhak untuk mengangkat batu hitam ini ketempatnya semula. Akhirnya nabi Muhammad yang ketika itu berusia 35 tahun dan belum mendapatkan wahyu kenabian menaruh batu hitam diatas sepotong kain dan seluruh ketua suku mengangkat ujung-ujung kain untuk mengangkat batu tersebut bersama-sama.

Batu ini sudah mengalami penodaan dan kerusakan selama berabad-abad. Ketika Mekkah dikepung oleh Bani Umayah pada tahun 756 dikabarkan batu ini hancur berkeping-keping kena ketapel batu berapi. Potongan-potongan ini disatukan kembali oleh Abdullah bin Zubair menggunakan pengikat perak.

Pada tahun 930 batu ini dicuri oleh para Qaramit (Syiah Ismaili) yang membawa batu hitam ke Hajar (daerah Bahrain sekarang). Pemimpin Qaramit Abu Tahir al Qarmati menyimpan batu hitam di mesjidnya al Dirar dengan tujuan membelokkan para jemaah haji ketempatnya. Tapi hal ini tidak berjalan sesuai rencana karena para jemaah tetap datang ke Mekkah dan mencium lubang bekas batu hitam itu.

Batu itu akhirnya dikembalikan 23 tahun kemudian pada tahun 952. Batu ini dikembalikan dengan tebusan yang besar dan dikembalikan dalam kantong pada shalat Jumat di Kufah dengan catatan: “Dengan perintah kami mengambilnya, dengan perintah kami mengembalikannya”. Pencurian ini membuat batu hitam bertambah rusak keadaannya terpecah menjadi tujuh bagian. Abu Tahir sang pencuri batu hitam dikabarkan mendapat penyakit koreng terbuka, dagingnya dimakan cacing dan meninggal dengan mengerikan.

Batu ini juga menjadi obyek perusakan. Pada abad ke 11 seorang pria yang disuruh kalifah Fatimid Hakim bin Amrullah mencoba menghancurkan batu hitam tapi bisa dibunuh ditempat, mengakibatkan kerusakan kecil saja.Pada tahun 1674 sesorang dikabarkan menaruh kotoran di batu hitam sehingga orang yang menciumnya jengggotnya belepotan kotoran. Muslim Syiah dituding sebagai pelakunya dan terus mengalami kutukan dari muslim lain selama berabad-abad kemudian.  Tetapi petualang Sir Richard Francis Burton meragukan mereka yang melakukannya, malah mungkin orang Yahudi atau Yunani fanatik.

Di Istambul Turki terdapat enam potong batu hitam yang diklaim sebagai bagian dari batu hitam ini. Satu potong dipamerkan di mihrab Mesjid Biru, satu dipasang di pintu masuk ke makam Sulaiman yang Agung, dan 4 buah di Mesjid Sokullu Mehmet Pasha (satu di mihrab, satu masing-masing dibawah dan diatas mimbar, satu lagi dipintu masuknya).

Terbuat dari apakah batu hitam ini masih menjadi perdebatan. Dia digambarkan sebagai batu basal, batu akik atau gelas alami atau, yang paling popular, sebuah meteorit. Ada sifat batu yang terungkap dari sejarawan jaman dahulu.  Pada tahun 951 dilakukan pembuktian apakah batu yang dicuri ini betul batu yang sama yang sudah diculik selama 22 tahun yaitu sifat batu ini yang bisa mengapung di air. Ini mengesampingkan dugaan bahwa batu ini terbuat dari akik, lahar basal atau meteorit. Kemungkinannya adalah batu ini terbuat dari gelas atau batu apung.

Sumber: Wikipedia 
»»  read more

Rabu, 21 September 2011

Islam Mirip Yahudisme Bagian 2

Menyambung tulisan saya Islam Mirip Yahudisme, saya akan menambah lagi beberapa kebiasaan dalam Islam dikaitkan dengan yahudisme.

Jewish men Muslim children

1. Makanan Yang Diharamkan

Dalam al quran 5:3 tercantum makanan yang diharamkan bagi muslim yaitu bangkai, darah, daging babi dan hewan yang disembelih bukan atas nama Allah. Tapi muslim juga biasanya berpantang makanan hewan yang hidup didua alam seperti kepiting dan kodok;burung bercakar juga dilarang.

Hukum tentang Pantangan Makanan dalam Yahudi adalah Kashtrut. Makanan yang sesuai dengan hukum yahudi disebut kosher  (halal dalam islam). Daftar makanan yang kosher antara lain terdapat dalam Imamat 11:1-47.

Burung-burung yang non kosher yaitu burung pemangsa, burung air pemakan ikan, dan kelelawar. Hewan yang hidup di air kosher asalkan mempunyai sisik dan sirip.Burung non kosher antara lain kelelawar, pelatuk, elang, bangau, burung unta, burung hantu. Yang kosher bebek, ayam, merpati, kalkun. Seafood non kosher antara lain lele, belut, hiu, paus, kerang, kepiting, katak, lobster, tiram, udang, siput. Sapi, domba, kambing kosher, sedangkan kuda, keledai, unta dan babi non kosher.

2. Memanjangkan Jenggot
Muslim dianjurkan untuk memanjangkan jenggot. Ini pun terdapat dalam Imamat yang melarang mencukur sudut garis rambut dan mencukur sudut janggut.  Hukum ini juga diinterpretasikan untuk tidak mencukur jambang (payot ).

3. Menutup rambut dan Cara Berpakaian
Tzniut  adalah kata dalam yahudisme untuk menggambarkan kesederhanaan dan rendah hati. Kata ini biasanya digunakan untuk peraturan bagi cara berpakaian perempuan. Prinsipnya adalah bahwa seorang yahudi tidak boleh menarik perhatian dengan yang dikenakannya.

Dalam Yahudi Ortodoks perempuan dan lelaki harus menutup tubuh mereka. Komunitas Haredi prianya memakai celana panjang, blus lengan panjang dan perempuannya memakai rok dibawah lutut dengan blus yang tangannya sampai dibawah siku.

Hukum Yahudi mengharuskan perempuan yang sudah menikah menutup rambut mereka. Jenis penutup rambut misalnya wig (sheitel), harnet /jaring rambut (snood) dan scarf (mitpachat).Bagi pria menutup rambut diperbolehkan sudah menikah atau belum. Penutup kepala paling umum adalah kippah atau yarmulke.

4. Pembatasan untuk Perempuan yang sedang Menstruasi
Muslimah yang sedang menstruasi dilarang untuk shalat, ke mesjid, menyentuh quran, berpuasa atau berhaji. Begitu juga dalam masa nifas (sesudah melahirkan).Niddah adalah istilah Hebrew untuk perempuan yang sedang menstruasi. Torah melarang lelaki berhubungan seks dengan niddah.

Dalam Kitab Leviticus (Imamat dalam PL) perempuan yang sedang menstruasi harus diasingkan selama tujuh hari. Semua benda yang dia duduki atau sentuh menjadi madras l’tumah (pembawa tumah/najis).Lawan kata tumah adalah taharah yang berarti berada dalam keadaan yang suci secara ritual.

5. Patung
Membuat patung manusia atau binatang dilarang dalam Islam karena bisa menuju pada pemberhalaan. Ada juga larangan membentuk relief, ukiran kayu dan menggambar hewan dan manusia. Ini juga terdapat dalam kitab Ulangan

Sejumlah ayat dalam Tanakh melarang pembuatan bentukan-bentukan gambar yang dihubungkan dengan pemberhalaan.   Hal ini juga tercantum dalam 10 perintah Tuhan.  Juga terdapat dalam Leviticus / Imamat 26:1

Sampai sekarang seorang Yahudi tradisional tidak akan mau masuk kedalam bangunan tempat menyembah (berhala) dan tidak akan menghadiri acara di gedung yang dihiasi patung religius.  Lengkapnya baca disini.

6. Mengucapkan Amin
Amin  berasal dari bahasa Ibrani (Hebrew) yang berarti ‘jadilah’ (so be it). Kata ini masuk kedalam bahasa Yunani dari gereja awal. Amin barangkali asal katanya aman, terdiri dari konsonan alif – mim - nun yang berarti tegas, dikonfirmasi, dapat diandalkan, setia, percaya.

Kata ini diadopsi dalam ibadah Kristen untuk penutup doa dan himne. Dalam Islam, ini kata yang biasa diucapkan diantara ayat al quran atau penutup doa.

7. Menggantung potongan ayat suci di gawang pintu
Mezuzah adalah potongan ayat (perkamen) berbahasa Ibrani dari Taurat. Mezzuzah ditempelkan di kusen pintu seperti yang tercantum dalam Deuteronomy (Ulangan) 6:9. 

Perkamen ini dibuat oleh jurutulis yang berkualitas dengan pengalaman bertahun-tahun. Ditulis dengan tinta hitam dengan pena bulu ayam khusus. Perkamen ini digulung lalu ditempatkan dalam wadah.

Islam ternyata lebih dekat dengan yahudisme dari yang dibayangkan. Muslim mengikuti tradisi yahudi ini berdasarkan hadist bukan al quran dan barangkali tidak menyadari bahwa kebiasaan ini juga dilakukan dalam yahudisme.

Inspirasi dari sini
»»  read more

Senin, 19 September 2011

Purwakarta: Mengingkari Kehinduan

Kita cukup dikagetkan oleh berita tentang perusakan patung-patung tokoh wayang di Purwakarta.   Kelompok itu menamakan diri Masyarakat Peduli Purwakarta dengan alasan keberadaan patung tidak sesuai dengan identitas masyarakat Purwakarta yang religius.

Walaupun perusakan ini sangat berbau kepentingan politik,  rakyat yang miskin dan tidak berpengetahuan sangat mudah untuk diadu domba dengan isu murahan agama, padahal ada yang mengambil keuntungan dari hal ini.

#850C1872 - Rod Puppets


Bagi masyarakat Purwakarta barangkali bisa diingatkan kembali tentang sejarah nama Purwakarta. Purwa berasal dari bahasa sansekerta purva dan kalau kita lihat di vedabase.net kata purva mempunyai banyak arti yaitu diantaranya: sebelumnya, anak pertama, semula.

-Karta menurut Wikipedia Indonesia berarti pekerjaan yang telah dicapai, tapi ada pergeseran arti dalam bahasa jawa kuno menjadi bermakna makmur, maju, sedang berkembang, ulung, sempurna.  Menurut vedabase.net karta berarti pencipta, pekerja, pelaku.  Contoh: jagatkarta artinya pencipta dunia kosmik. Jadi Purwakarta bisa diartikan Pelaku Pertama atau Makmur Pertama

Nama dengan makna indah ini tidak bisa dipungkiri berbau india.  Juga nama-nama kota lain seperti Jakarta/Jayakarta, Surakarta, Purwokerto, Yogyakarta, Mojokerto, Kartanegara dlsb.  Kenapa kota-kota di Nusantara banyak terpengaruh kata Sansekerta?

Ini dimulai dari 200 SM ketika perdagangan antara India dan Cina mulai marak. Perjalanan darat yang sangat berat mengakibatkan para pedagang India mengambil jalur lautan melewati selat Malaka. Karena arus dan arah angin musim kapal-kapal dagang ini harus menunggu berbulan-bulan di pelabuhan sebelum bisa melanjutkan perjalanan sehingga banyak waktu untuk bergaul dengan pribumi. Para ‘misionaris’ menyebabkan masyarakat menjadi penganut Buddha dan Hindu dan tidak berapa lama para pemimpin mereka mulai dipanggil Maharaja dan meniru kerajaan India hingga kedetilnya.  Pengaruh India sangat besar sehingga pada tahun 100 M pantai-pantai Birma, Melayu (Sumatera dan semenanjung Malaysia), Thailand, Kamboja, Vietnam selatan sudah mempunyai negara-kota bercirikan India.

Setelah mengetahu sejarah ini semoga rakyat Purwakarta sadar bahwa nenek moyang mereka pernah menjadi hindu atau buddha. Apakah kenyataan ini terlalu memalukan untuk ditanggung sehingga patung-patung wayang itu seperti mengingatkan mereka kepada kenyataan ini? ataukah patung-patung itu seperti memanggil-manggil mereka untuk kembali menjadi hindu? Apakah ini ketakutan bahwa iman mereka masih setipis kulit ari yang bisa robek dengan adanya patung-patung wayang?

Sejarah menunjukkan jati diri kita. Bangsa yang menghargai sejarah adalah bangsa yang besar.  Bangsa yang bangga pada masa lalunya adalah bangsa yang dewasa, yang bisa menerima kesalahan maupun hal-hal luarbiasa yang pernah dilakukan perintis bangsa dimasa lalu.  Kita bisa belajar dari sejarah agar tidak terjerumus melakukan kesalahan yang sama yang pernah dilakukan nenek moyang dahulu, agar langkah menuju masa depan semakin pasti menuju cerah dan sejahtera. Sedangkan bangsa yang ingin menghancurkan masa lalunya adalah bangsa yang rendah diri, inferior, kalahan, tertindas.
»»  read more

Jumat, 16 September 2011

Al Quran Bergambar dari Abad Pertama Hijriah

Seperti yang umum kita ketahui, tidak ada al quran yang bergambar. Banyak al quran yang pinggir-pinggirnya dihiasi motif-motif geometrik yang indah berwarna-warni, tapi tidak ada yang dihiasi ilustrasi. 

Tapi ternyata ada satu buah quran yang bergambar, yaitu yang disebut dengan Quran Umayah Agung yang ditemukan di Mesjid Agung Sana'a
.


(a)

Gambar dari sini

Codex ini yang sampai sekarang merupakan quran yang paling banyak dipelajari di dunia ternyata dibawa dari Syiria ke Sana'a ketika Mesjid Agung Sana'a diperluas.

Quran ini merupakan quran tertua berhuruf kufic (bergaya Kuffah). Jenis huruf yang lain adalah hijazi, seperti pada codex sana'a DAM 01-27.1. Hampir berbentuk persegi jenis huruf dalam quran ini merupakan jalan tengah dari bentuk vertikal huruf hijazi dan bentuk horisontal yang nantinya akan menjadi dominan dua abad kemudian. Kaligrafinya sangat luarbiasa dengan pena kaligrafi yang lebar sehingga bisa menggambar garis halus sampai garis tebal.

(b)


Al Quran ini diperkirakan Hans-Caspar Graf von Bothmer berasal dari abad pertama hijriah, sekitar tahun 700-715 dari masa pemerintahan Kalifah al Walid dari Bani Umayah.  Penanggalan dengan radiokarbon memperkirakan quran ini berumur lebih tua lagi yaitu dari tahun 657-690.  Tapi penentuan usia dengan radiokarbon ini digugat sejarawan lain karena kisarannya yang sangat luas, sampai 100 tahunan, sehingga pendekatan melalui ilmu tulisan kuno (paleografi) lebih masuk akal. Bloom mengatakan dari jenis huruf manuskrip ini kemungkinan berasal dari abad ke 9.


(c)


Manuskrip ini sangat unik karena punya beberapa lembar yang digambar penuh sehalaman. Terdapat gambar yang mewakili surga berdasarkan cosmogram; yaitu motif klasik bentukan lingkaran dan segi delapan, dibaliknya gambar mesjid (a), halaman selanjutnya juga gambar mesjid (b), dibaliknya baru surat pertama al fatihah (d).

Pelukis menggambar mesjid ini dengan kombinasi unik denah mesjid (floor plan) dan elevasi untuk menunjukkan fitur utama bangunan yaitu tiga bagian ruang shalat, dua tingkat yang digambar paralel dengan dinding kiblat, dan ruang aksial yang memotong bagian-bagian ini mulai dari pintu utama hingga ke mihrab (gambar (b)).

Dibagian atas terdapat gambar pohon-pohonan berdaun dan berbuah. Barangkali ini menggambarkan halaman mesjid yang hijau dengan taman indah atau menggambarkan surga.


(d)


Detil penting lain dibuat cukup mendetil dan memperlihatkan ketrampilan menggambar yang masa berikutnya hilang seperti gambar mimbar dihadapan mihrab, lampu mesjid yang menggunakan rantai panjang, tempat wudhu diantara tangga monumental bahkan menara dengan tangga didalamnya. Kedua denah mesjid ini dan model halaman depan di folio berikutnya berhubungan erat dengan proyek arsitektur Al Walid. Teknik-teknik canggih ini memperlihatkan bahwa naskah ini dibuat ditempat yang punya tradisi panjang pembuatan buku. Fitur tertentu dari manuskrip dan ikonografi memperlihatkan kemungkinan bahwa karya ini dibuat untuk al Walid atas perintahnya.

(e)


Jika gambar mesjid ini tidak satu lembar dengan teks qurannya, hubungan gambar dengan quran ini pasti diragukan. Ini merupakan satu-satunya quran yang menggunakan ilustrasi yang pernah diketahui dan sangat unik diantara manuskrip-manuskrip yang ada. Ukuran codex ini 51x47cm, hanya ada 25 folio dari seharusnya 520 folio, dan sekarang disimpan di Darul Makhtutat Sana'a, Yaman.

Sumber: Islamic-awareness
»»  read more

Senin, 12 September 2011

Surat Raja Sriwijaya Untuk Kalifah

S Fatimi, seorang sejarawan Malaysia menulis dan dikutip oleh Azyumardi Azra dalam bukunya Islam Nusantara bahwa ada dua buah surat yang kemungkinan besar ditulis oleh Raja Sriwijaya untuk Kalifah Arab. Bagian pembukaan dari surat pertama dikutip oleh al Jahiz dalam bukunya Kitab al Hayawan (Buku Fauna) berdasarkan 3 rantai isnad.
Gambar dari buku Mahluk Ajaib nya Qazwini memperlihatkan Raja duduk disinggasana memakai mahkota emas dikelilingi perempuan telanjang (sida-sida?)


Surat pertama ditujukan untuk Mu'awiyah dan pembukaan surat itu kalau diterjemahkan kurang lebih seperti ini:
(Dari Maha Raja) - yang istalnya berisi ribuan gajah, istananya berkilau emas dan perak, dilayani oleh ribuan puteri raja, yang menguasai dua sungai yang mengairi gaharu - untuk Muawiyah
Surat kedua lebih lengkap karena terdapat pembukaan dan isi, terdapat dalam buku Ibnu Abdul Rabbih Al Iqd al Farid (Kalung Istimewa) ditujukan untuk Kalifah Umar bin Abdul Azis memperlihatkan betapa mewahnya Maharaja dan kerajaannya:
Dari Raja Diraja - yang keturunan ribuan raja, yang diistalnya terdapat ribuan gajah, dan menguasai dua sungai yang mengairi gaharu, tanaman harum, pala dan barus, yang keharumannya menyebar sejauh dua belas mil - untuk Raja Arab, yang bertuhan esa. Saya memberimu hadiah yang tidak seberapa sebagai tanda sapa dan saya harap anda berkenan mengirim seseorang yang bisa mengajar tentang Islam dan menerangkannya kepada saya.
Ibnu Taghribirdi dalam bukunya al Nujum al Zahirah fi Muluk Misr wa al Qahirah (Perbintangan Terang Raja Mesir dan Kairo) mempunyai tambahan untuk akhir surat ini: "Saya mengirim hadiah jebat (musk), batu ratna, dupa dan barus. Terimalah dari saudara Islammu."

Fatimi memperkirakan suat-surat itu diterima Kalifah sekitar tahun 100H/717, yaitu masa pemerintahan Sri Indrawarman.  Sriwijaya merupakan kerajaan Buddha dan belum ada bukti peninggalan bahwa dibawah Sri Indrawarman Sriwijaya pernah memeluk Islam.

Membaca surat ini betul-betul menimbulkan kebanggaan kepada kita, betapa Nusantara telah memiliki kerajaan yang sangat makmur di Suarnadwipa - Pulau Emas- sejak dahulu kala, dengan perdagangan dan kontak internasional, raja yang sangat percaya diri dan penuh rasa ingin tahu.

Sumber:
Islam in Indonesian world
Asia Research Institute
»»  read more

Senin, 05 September 2011

Tuhan Lain Disamping Allah

Ini terjemahan HB Jassin untuk surat An Naml (27) ayat 59-66

Katakanlah, “Segalapuji bagi Allah,
Dan selamat sejahteraatas hamba-hamba-Nya yang telah dipilih-Nya.
Apakah Allah yanglebih baik,
Atau apa yang merekapersekutukan (dengan-Nya)?”

Coastal Landscape :: Gibsons Steps


Atau siapakah yangmenciptakan langit dan bumi,
Dan yang menurunkanbagimu hujan dari langit?
Ya, dengannya Kamitumbuhkan
Kebun-kebunbuah-buahan yang indah.
Tiadalah kamu mampu menumbuhkanpohon-pohon didalamnya.
(Mungkinkah) adasembahan (lain) disamping Allah?
Tidak, tapi merekaadalah kamu yang menyimpang (dari Kebenaran).

Atau siapakah yangmenjadikan bumi,
Tempat kediaman yangkukuh kuat?
Yang menempatkan sungai-sungaiditengah-tengahnya,
Yang memancangkangunung-gunung diatasnya,
Dan menaruh sekatanantara kedua lautan?
(Mungkinlah) adasembahan (lain) disamping Allah?
Tidak, tapi kebanyakanmereka tiada tahu.

Atau siapakah yangmemperkenankan (permohonan) orang dalam kesulitan,
Jika ia menyeru (Tuhan),
Yang menghilangkankeburukan,
Dan menjadikan kamukhalifah dimuka bumi?
(Mungkinkah) adaTuhan (lain) disamping Allah?
Alangkah sedikit kamumengambil peringatan!

Atau siapakah yangmembimbing kamu
Dalam kegelapan di daratandan di lautan,
Dan siapakah yangmengirimkan angin
Sebagai pembawa kabargembira,
Mendahului rahmat-Nya?
(Mungkinkah) adaTuhan (lain) disamping Allah?
Mahatinggi Allahdiatas apa yang mereka persekutukan Ia!

Atau siapakah yangpertama kali memulai ciptaan,
Kemudian mengulanginya?
Dan siapakah yang memberikamu rezeki dari langit dan bumi?
(Mungkinkah) adaTuhan (lain) disamping Allah?
Katakanlah, “Bawalahbukti yang nyata,
Jika kamu berkatabenar!”

Katakanlah, “Tiadayang tahu di langit dan di bumi apa yang gaib,
Kecuali Allah.
Dan tiada mereka tahuapabila mereka dibangkitkan.

Tiada pula ilmumereka sampai kepada (ilmu) akhirat,
Bahkan mereka dalamkeraguan mengenai hal itu
Tidak, mereka butauntuk itu.



Kalau terjemahan penerbit Algesindo seperti dibawah ini:

Katakanlah (Muhammad), “Segala puji bagi Allah dan salam sejahtera atas hamba-hambanya yang dipilih-Nya.  Apakah Allah yang lebih baik, ataukah apa yang mereka persekutukan (dengan Dia)?”

Bukankah Dia (Allah) yang menciptakan langit dan bumi dan yang menurunkan air dari langit untukmu, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah? Kamu tidak akan mampu menumbuhkan pohon-pohonnya.  Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Sebenarnya mereka adalah orang-orang yang menyimpang (dari kebenaran).

Bukankah Dia (Allah) yang memberi petunjuk kepada kamu dalam kegelapan di daratan dan lautan
dan yang mendatangkan angin sebagai kabar gembira sebelum (kedatangan) rahmatNya? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Mahatinggi Allah terhadap apa yang mereka persekutukan

Bukankah Dia (Allah) yang menciptakan (mahluk) dari permulaannya kemudian mengulanginya (lagi) dan yang memberikan rezeki kepadamu dari langit dan bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan(yang lain)?
Katakanlah, “Kemukakanlah bukti kebenaranmu, jika kamu orang yang benar.”

Katakanlah (Muhammad), “Tidak ada sesuatupun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang gaib, kecuali Allah.  Dan mereka tidak mengetahui kapan mereka akan dibangkitkan.”

Bahkan pengetahuan mereka tentang akhirat tidak sampai (kesana).  Bahkan mereka ragu ragu tentangnya (akhirat itu).  Bahkan mereka buta tentang itu.

»»  read more

Asal Kata Agama Dari Hinduisme

Saya pernah post tentang Agama Tidak Penting. Disitu saya berusaha menjelaskan asal-usul ‘agama’ atau ‘religion’ berdasarkan teori dari WC Smith The Meaning and End of Religion.
Gambar dari sini


Sekarang, saya ingin membahas kata ‘agama’ yang digunakan di Indonesia. Kata ‘agama’ kalau lihat di Wikipedia Indonesia berasal dari bahasa Sansekerta āgama yang berarti "tradisi". Ada juga yang mengatakan agama itu berasal dari bahasa jawa ageman, dan ada juga yang mengatakan agama itu dari a=tidak gama=kacau. Tapi saya lebih condong bahwa kata ‘agama’ berasal dari bahasa sansekerta, karena kata itu masih digunakan sempai sekarang dalam hinduisme.

Kalau kita cari ‘agama’ (the agamas) di Wikipedia berbahasa inggris keluarlah definisi bahwa dalam hinduisme Agama adalah sekumpulan tulisan berbahasa Sanskrit yang dijadikan pegangan dan diikuti oleh berjuta-juta orang hindu ( In Hinduism, the Agamas are a collection of Sanskrit scriptures which are revered and followed by millions of Hindus.)

Agama berhubungan dengan pengetahuan filosofi dan spiritual mengenai cara menyembah dewa, yoga dan disiplin mental yang diperlukan dalam beribadah, cara-cara spesifik dalam beribadah yang disembahkan kepada dewa. Setiap agama terdiri dari 4 bagian.1. Pengetahuan tentang filosofi dan spiritual2. Yoga dan disiplin mental3. Aturan pembangunan kuil dan patung4. Peraturan tentang ritual, perayaan dan festival

Agama-agama dalam hinduisme antara lain: Agama Shiwa, Agama Wisnu (Pancaratra dan Samhita Wisnu) , Agama Shakti (Tantra).

Dalam Agama dinyatakan tiga syarat yang harus ada untuk tempat perziarahan yaitu Sithala, Tirta dan Murti yaitu kuil, air (kolam) dan dewa untuk disembah.

Peraturan yang detil juga ada dalam Agama Silpa, yaitu seni memahat, diterangkan mengenai syarat-syarat yang harus dipenuhi dimana akan dibangun kuil (candi), jenis-jenis gambar yang akan dipasang, dibuat dengan material apa, ukurannya, proporsi, sirkulasi udara, pencahayaan dalam kompleks kuil dsb. Ritual yang harus dilakukan dalam sembahyang harian juga tercantum dalam Agama.

Dari pengetahuan mengenai agama ini bisa kita tarik kesimpulan bahwa agama dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa sansekerta dan hindu. Agama dulunya berarti peraturan tertulis tentang tata cara beribadah.  Dan (dulunya) ini tidak berhubungan dengan religion, yang berarti kata agama ini sudah ber-evolusi menjadi maknanya yang sekarang.
»»  read more

Minggu, 04 September 2011

HB Jassin: Pengalaman Menerjemahkan Al Quran Secara Puitis

Ketika istri HB Jassin meninggal dunia pada 12 Maret 1962, peristiwa ini cukup menggugah beliau. Dalam pengajian selama tujuh malam, dia mengaji terus sampai selesai 30 juz dalam tujuh hari. Pada malam kedelapan, ketika rumah sepi, dia meneruskan mengaji seorang diri. Tidak puas dengan sekedar membaca saja, dia mulai mempergunakan beberapa buku terjemahan untuk mendalami dan meresapi isi kitab suci itu.
Gambar dari sini

Ini kutipan tulisan HB Jassin dari pendahuluan buku Bacaan Mulia tsb:

Saya merasa tumbuh jiwa dan pengetahuan saya karena menyelami hikmah-hikmah yang terkandung dalam al Quran, ayat-ayat yang mustahil adalah bikinan manusia tapi firman-firman Tuhan sendiri. Keyakinan ini saya resapi kebenarannya, karena ayat-ayat itu meliputi masalah-masalah kehidupan yang amat luas serta tinggi dan dalam maknanya.

Saya merasa mengisi jiwa saya dengan firman-firman tuhan sehingga firman-firman itu menjadi nafas saya, menjadi darah yang beredar ditubuh saya, menjadi daging saya. Hari demi hari saya menyelami dan meresapi isi al Quran, keyakinan bertambah mantap dan padat. Saya menghadapi hidup dengan hati yang aman dan tenteram.

Sepuluh tahun lebih saya menyelami ayat demi ayat, tidak satupun hari yang lewat tanpa menghirup firman Tuhan, sekalipun hanya seayat dalam sehari. Ujian demi ujian menimpa pula bahkan pernah saya dituduh murtad dan berhadapan dengan hakim pengadilan atas tuduhan telah menghina Tuhan, menghina agama Islam, Rasul dan Nabi-nabi, Pancasila dan Undang-Undang Dasar 45.  Tapi semua itu saya terima sebagai cambuk untuk lebih dalam menyelam kedalam inti hakekat dan saya anggap sebagai karunia dari Tuhan Yang Mahaesa.

Sampai tibalah suatu hari hati saya terbuka untuk mulai meterjemahkan al Quran, setelah tanggal 7 Oktober 1972, di negeri dingin yang jauh dari katulistiwa yakni di negeri Belanda. Pikiran untuk menterjemahkan al Quran secara puitis timbul pada saya oleh membaca terjemahan Abdullah Yusuf Ali The Holy Quran yang saya peroleh dari kawan saya, Haji Kasim Mansur tahun 1969. Itulah terjemahan yang saya rasa paling indah disertai keterangan-keterangan yang luas dan universal sifatnya.

Untuk menimbulkan kesan yang estetis penyair mempergunakan irama dan bunyi. Bukan saja irama yang membuai beralun-alun, tapi juga – jika perlu- irama singkat melompat-lompat arau tiba-tiba berhenti mengejut untuk kemudian melompat lagi penuh tenaga hidup. Bunyi yang merdu didengar, ulangan-ulangan bunyi bukan saja diujung baris, tapi juga diantara baris, mempertinggi kesan keindahan pada pendengar atau pembaca.

Didalam persajakan Indonesia bunyi bergaung am, an dan ang dan bunyi sukukata-sukukata yang terbuka menuimbulkan kesan yang merdu. Bahasa Indonesia ternyata kaya akan aneka ragam bunyi sehingga tidak sukar untuk mencari kata-kata yang bagus kedengarannya demi persajakan diujung baris, diantara baris ataupun ditengah baris.

Dibawah ini sebuah contoh mengatur irama dengan mengobah letak perkataan sesuai dengan makna yang terkandung didalamnya. Didalam surah (26) as-syu’ara dikisahkan firaun meminta pertimbangan kepada para pembesarnya apa yang harus dilakukan untuk melawan Musa.
Mereka menjawab: Suruhlah tunggu (Musa) dan saudaranya, dan kirim ke kota-kota para bentara (26:36)
Pada hemat saya lebih bertenaga dan penuh ancaman rasanya jika baris terakhir disusun demikian:
Dan kirim para bentara ke kota-kota
Dibawah ini sebuah contoh perbedaan pilihan kata yang menimbulkan perbedaan penghayatan estetis secara audiovisual. Surah (61) Ash-shaf ayat 2 kita lihat diterjemahkan:
Mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat?
Dapat dipuitisasikan demikian:
Mengapa kamu katakan
Apa yang tiada kamu lakukan?
»»  read more

Senin, 22 Agustus 2011

Ramadhan Bulan Yang Tepat Untuk Membagikan Terjemahan Al Quran

Kita sering mendapat bingkisan untuk peringatan kematian berupa buku cantik berisikan doa-doa dan surat yasin. Ibu Linda menulis disini tentang masih banyak orang yang shalat tapi tidak memahami artinya.  Saya pikir begitu juga dengan al Quran, banyak yang bisa mengaji, tapi yang benar-benar pernah 'membaca' al Quran saya pikir masih jarang di negara mayoritas muslim ini. Masih banyak muslim yang belum memiliki terjemahan al Quran, dan saya yakin orang Indonesia yang bisa bahasa arab lebih sedikit lagi



Muslim berpuasa menghormati bulan ramadhan, bulan turunnya al quran, barangkali ada yang samar-samar mengingat itu.

Untuk menghormati sang pembeda ini, alangkah baiknya pada bulan ini kita membagikan al quran dengan terjemahannya bagi masyarakat yang tidak mampu. Sebuah al quran dengan terjemahannya yang termurah harganya sekitar 15 ribu, walau ukurannya kecil sekali. Untuk yang sudah berumur sulit juga membaca tulisan-tulisannya, tapi untuk yang masih muda sepertinya tidak ada masalah.

Selain membagikan makanan sahur, ada baiknya juga membagikan makanan rohani. Semoga bulan puasa ini membuat kita jadi lebih bertakwa.
»»  read more

Rabu, 22 Juni 2011

Ayat Quran di Dome of the Rock Yerusalem

Tulisan (inscription) di Dome of the Rock (72 H/ 692 CE) merupakan tulisan Islami dan kutipan al Quran yang paling awal yang masih terawat baik.    Inskripsi ini terbuat dari mosaik gelas berwarna biru dan emas yang melingkar dibagian dalam dan dinding luar Dome of the rock.  Inskripsi ini tidak berhubungan dengan Isra Miraj, yang diyakini muslim terjadi di area Dome of the Rock ataupun Mesjidil Aqsa, tapi merupakan sederetan pernyataan yang merupakan gabungan dari ayat quran lengkap dan yang diedit bebas, kalimat sahadat dan doa berkah (syafaat) yang menentang dogma kekristenan.  Inskripsi tentang Isra (surat 17) ditambahkan pada jaman Sulaiman Yang Agung (1545).

Dome of the Rock - Jerusalem, Israel


Diteliti bahwa tulisan dibagian luar akan dibaca lebih dulu oleh peziarah dengan searah jarum jam, lalu inti dari pesan terdapat dibagian dalam, dibaca sambil mengelilingi bagian tengah kuil yaitu bebatuan dan gua suci dengan arah melawan jarum jam, yaitu selatan - tenggara - timur - timur laut - utara - barat laut - barat - barat daya.

Tulisan di bagian Dalam Dinding Oktagonal

Selatan
Atas Nama Allah Yang maha Pengasih Maha Penyayang. Tidak ada Tuhan selain Allah. Dia Maha Esa. Tidak ada yang menyamainya (permulaan sahadat). Miliknya semua kerajaan dan bagiNya segala pujian. Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa dari segala sesuatu. (gabungan dari 64:1 dan 57:2). Muhammad adalah hamba Allah dan RasulNya (variasi dari akhir sahadat).

Tenggara
Sesungguhnya Allah dan para malaikatNya mencurahkan berkah untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersalawatlah pada Nabi dan beri hormat padanya dengan salam yang penuh penghormatan (33:56 lengkap). Berkah Allah untuknya dan salam untuknya dan semoga Allah memberi pengampunan (doa, tidak ada di Quran). Wahai ahli kitab jangan berlebih-lebihan dalam beragama.

Timur
atau mengatakan terhadap Allah kecuali kebenaran. Sungguh al Masih Isa bin Maryam adalah seorang utusan Allah dan dari firmanNya yang disampaikan kepada Maryam, dan roh dariNya. Jadi yakini Allah dan rasul-rasulnya dan jangan katakan 'Tiga' - hentikan

Timur Laut
itu lebih baik bagimu - Sesungguhnya Allah Tuhan yang maha Esa. Maha suci Dia dari memiliki Putera. KepunyaanNya lah semua yang ada di surga dan semua dibumi. Dan cukuplah Allah sebagai pelindung. Al Masih tidak enggan menjadi

Utara
pelayan Allah dan begitu pula para malaikat. Barang siapa enggan menyembahnya dan menyombongkan diri maka Allah akan mengumpulkan mereka semua kepadaNya (4:171-172 lengkap). Ya Allah berkahi rasulmu dan hambamu Isa

Barat Laut
putra Maryam. Kesejahteraan untuknya dihari dia dilahirkan dan hari dia wafat dan dihari dia dibangkitkan kembali (19:33 lengkap, dengan perubahan dari orang pertama menjadi orang ketiga). Itulah Isa putra Maryam pernyataan yang benar yang mereka ragukan kebenarannya. Tidak patut bagi Allah mempunyai anak, maha suci Dia.

Barat
Ketika Dia hendak menetapkan sesuatu maka Dia hanya berkata 'Jadilah' Maka jadilah sesuatu itu (19:34-35 lengkap). Sesungguhnya Allah itu Tuhanku dan Tuhanmu maka sembahlah Dia. Ini jalan yang lurus (19:36 lengkap, kecuali tanpa awalan 'dan'). Allah menyatakan tidak ada Tuhan selain Dia, demikian pula para malaikat dan orang yang berilmu yang menegakkan keadilan, tidak ada Tuhan selain Dia

Barat Daya
yang maha perkasa maha bijaksana. Sesungguhnya diin disisi allah ialah islam. Tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi kitab kecuali setelah mereka memperoleh ilmu karena kedengkian diantara mereka. Barangsiapa ingkar terhadap ayat-ayat Allah maka Allah sangat cepat perhitungannya. (3:18-19 lengkap).


Tulisan didinding Luar Oktagonal
Dibaca dari selatan memutar searah jarum jam ke barat daya - barat - barat laut- utara - timur laut - timur - tenggara

Selatan
Atas nama Allah Yang maha pengasih dan Penyayang.  Tidak ada tuhan selain Allah.  Dia Maha Esa.  Tidak ada yang menyamainya. (awal Sahadat).  Katakan: Dialah Allah yang Maha Esa , Allah tempat meminta segala sesuatu tidak bernak tidak pula diperanakkan dan tidak ada sesuatu yang setara dengan dia (112 lengkap kecuali bismillah).  Muhammad adalah Rasul Allah (penyelesaian sahadat).  Berkah Allah untuknya (syafaat)

Barat Daya
Atas nama Allah yang maha Pengasih maha Penyayang tidak ada tuhan selain Allah. Dia maha Esa tidak ada yang menyerupainya.  Muhammad adalah rasul allah (sahadat lengkap).  Sesungguhnya Allah dan para malaikatnya bersalawat untuk nabi.

Barat
Wahai orang-orang yang beriman berrsalawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya (33:56 lengkap).  Atas nama Allah yang maha pengasih dan Penyayang.  Tidak ada tuhan selain Allah. Dia Maha Esa (awal sahadat).  Segala puji

Barat Laut
bagi Allah yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaanNya dan Dia tidak memerlukan penolong dari kehinaan dan agungkanlah dia seagung-agungnya (17:111 lengkap tanpa 'dan katakanlah').  Muhammad Rasul

Utara
Allah (akhir sahadat).  Berkah Allah dicurahkan padanya dan para malaikat dan para rasulnya, dan selamat untuknya dan semoga Allah memberikan pengampunan (syafaat).  Atas nama allah yang maha pengasih dan penyayang. tidak ada tuhan selain allah. dia maha esa dan tidak mempunyai sekutu (awal sahadat)

Timur laut
Miliknya semua kerajaan dan bagiNya segala pujian. Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa dari segala sesuatu. (gabungan dari 64:1 dan 57:2).  Muhammad adalah Rasul Allah (akhir sahadat).  Berkah Allah untuknya. Semoga dia menerima syafaat pada hari Pengadilan atas nama umatnya. (doa dan syafaat)

Timur
Atas nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang. tidak ada tuhan selain Allah.  Dia Maha Esa. Tidak punya sekutu.  Muhammad adalah rasul Allah (sahadat lengkap). Berkah Allah untuknya (syafaat).  Kubah ini dibangun oleh hamba Allah (Abdullah)

Tenggara
Panglima Imam Ma'mun Mukminin di tahun tujuhpuluhdua.  Semoga Allah menerima pemberiannya dan merasa senang padanya.  Amin, Tuhan semesta alam, Puji Tuhan. (catatan pendiri)

gambar dari al azhr

Inskripsi ini sangat menarik karena seperti kita ketahui al Quran diyakini Muslim tidak berubah semenjak diwahyukan hingga saat ini. Melihat inskripsi ini yang dengan tanpa beban 'mengubah' ayat-ayat al quran, mengganti kata ganti pertama menjadi ketiga, menggabungkan tulisan yang bukan 'quranik' dengan syahadat, dengan doa dan syafaat, justru memperlihatkan contoh ayat quran yang awal, yang belum dikanonkan (distandarisasi).

Juga inskripsi ini memperlihatkan nilai-nilai awal yang penting bagi Islam, yaitu tentang keesaan Tuhan, tentang Isa bin Maryam yang manusia dan Rasul. Bahkan Karl_Heinz Ohlig mempunyai teori bahwa Muhammad ini adalah sebuah gelar, bukan sebuah nama, yang dinisbahkan tidak lain untuk Isa Bin Maryam itu sendiri.

Gambar dari planetware

Selain inskripsi mosaik ini terdapat juga inskripsi yang terdapat pada lempengan tembaga di pintu utara dan selatan. Ini akan kita bahas dipostingan selanjutnya saja.

sumber tulisan
factzoid
islamic-awareness
»»  read more

Islam Vs Budaya Daerah

Di SD depan rumah tadi merayakan kenaikan kelas.  Panggung dan tenda didirikan untuk menampilkan kebolehan para murid dihadapan orang tua murid dan teman-temannya.

Ada banyak kesenian daerah yang ditampilkan.  Seorang murid kelas 1 sudah pandai menari jaipong sendirian.  Ada juga murid kelas 3 yang menari bali, Panji Semirang judulnya.  Tentu saja ada tari-tari modern dengan lagu Agnes Monica dan lain-lain yang saya tidak hafal.
Tari Merak


Pembawa acara adalah bapak dan ibu guru.  Saya perhatikan semua ibu guru mengenakan jilbab.  Begitu juga kebanyakan para ibu orang tua murid.  Ada perasaan bercampur dalam hati.  Saya sangat senang anak-anak SD ini menampilkan kesenian daerah.  Teman-teman mereka bergegas berlarian kepinggir panggung untuk melihat teman mereka tampil.  Saya membayangkan banyak diantara penonton cilik ini yang ingin juga belajar tarian daerah setelah melihat temannya tampil.  Ini merupakan cara yang sangat baik untuk memperkenalkan keberagaman Nusantara, seperti yang diucapkan Ibu Guru yang membawakan acara.

Dilain pihak, saya juga khawatir.  Saya khawatir semakin sedikit ibu yang mengijinkan anaknya untuk mempelajari tari-tarian khas Indonesia.  Dengan para ibu yang mengenakan jilbab, guru-guru perempuan yang semuanya berjilbab, apakah saya terlalu ketakutan bahwa kebudayaan asli kita pada suatu hari nanti akan punah?  Adakah sebuah keluarga muslim yang taat akan membiarkan anak perempuan mereka untuk mempelajari tari Merak, atau jaipong? Bagaimana dengan Bedhaya?

Apakah mungkin keyakinan religius Islam bisa bersandingan dengan kebudayaan daerah Sunda? Jawa? Bali? Nusantara?  Saya takut dengan jawabannya.
»»  read more

Jumat, 20 Mei 2011

Sana'a Kota Berumur 2500 Tahun

Sana'a Ibukota Yaman merupakan salah satu kota yang terus dihuni tertua didunia. Berada di ketinggian 2200 m, ia juga merupakan ibukota tertinggi di dunia.

Sunrise in Sana'a


Menurut legenda biblikal kota ini dibangun oleh Shem, anak Nuh. Kota ini dulunya bernama Azal, dari Uzal anak Qahtan yang merupakan buyut dari Shem. Sana'a sendiri artinya 'dibentengi dengan baik'.

Walls of old town - Sana'a


Karena lokasinya Sana'a menjadi pusat kota bagi suku sekelilingnya dan sebagai inti dari perdagangan regional di arabia selatan. Dia terletak dipersimpangan dari jalur perdagangan utama kuno yang menghubungkan Marib dan Laut Merah.

31 - Bab El Yemen Gate


Sejarawan kuno arab al Hamdani menulis bahwa benteng Sana'a dibangun oleh bangsa Sabian dibawah kepemimpinan Sha'r Awtar yang juga membangun Istana Ghumdan.

Mosque

Mesjid Tua

Kota tua didalam benteng sudah dihuni lebih dari 2500 tahun dan mengandung permata kekayaan arsitektural yang masih utuh. Bagian ini dinyatakan sebagai Kota Warisan Dunia oleh PBB pada tahun 1986, diantaranya samsarah dan Mesjid Agung Jami al Kabir yang berumur 1400 tahun.

Small mall, called Samsarh

Samsarah

Students at Sana'a's Great Mosque

Pintu tua di Al Jami al Kabir Sana'a

DSC_8176 - The Great Mosque in Sanaa

Bagian Dalam Al Jami al Kabir

Didalam benteng ini terdapat lebih dari 100 mesjid, 12 hammam (pemandian) dan 6,500 rumah. Beberapa bentuknya seperti pencakar langit kuno mencapai beberapa tingkat dengan atap datar.

in the hammam

Hammam

Orang yahudi sudah ada di Yaman sejak jaman Raja Sulaiman dan membentuk diaspora Yahudi yang paling bersejarah. Setelah berdirinya negara Israel sekitar 49,000 yahudi Yaman dipindahkan ke Israel, sekitar 10,000 orang dari Sana'a. Sekarang hanya tinggal sekitar 70 orang yahudi di Sana'a.

Yemen #3 الجمهورية اليمني


Kota bersejarah dan setua ini, sangat wajar menyimpan potongan al quran tertua didunia. Walau keheranan diam-diam muncul, kenapa tidak ditemukan di Mekkah atau Madinah?

sumber: wikipedia
»»  read more

Manuskrip Quran Tertua Sana'a Dalam Karung

Pada suatu hari di tahun 1972 hujan lebat meruntuhkan konstruksi atap Perpustakaan Barat di Mesjid Agung (Al Jami' al Kabir) Sana'a, Yaman. Mesjid ini kabarnya dibangun oleh sahabat nabi. Ketika diperiksa kerusakannya ditemukan sebuah ruang tanpa pintu dengan sebuah jendela kecil. Ruangan itu berisi banyak sekali manuskrip-manuskrip Arab kuno.




Sebelum renovasi selesai lima karung manuskrip dipindahkan ke ke Perpustakaan Awqaf. Pada masa-masa itulah manuskrip berpindah tangan secara ilegal dari kurator perpusatakaan dan akhirnya muncul di perpustakaan-perpustakaan Barat. Jumlah manuskrip yang ditemukan di ruang tersebut mencapai 20 karung atau sekitar 20,000 lembar. Pemerintah Yaman menyadari bahwa manuskrip telah dijual diam-diam kembali ketika isi karung tampak berkurang. Mencegah penjualan lebih jauh akhirnya manuskrip-manuskrip ini dikembalikan ke Mesjid Agung, disimpan didalam karung kentang ditangga minaret.

Seorang profesor ahli Islam dari Hamburg Albrecht Noth (1937-99) mengetahui hal ini ketika berkunjung kesana. Pemerintah Jerman lalu memberikan bantuan untuk merestorasi manuskrip ini. Gerd R Puin mengepalai proyek ini lalu menyusun memotret dan mendata manuskrip-manuskrip yang terbuat dari kulit. Pemerintah Yaman telah menghentikan kerjasama yang dilakukan. Sampai sekarang belum dilakukan penelitian apapun terhadap manuskrip yang terbuat dari kertas.



Dunia Internasional memaksa dilakukannya pelestarian terhadap aset berharga ini. Para ahli Muslim maupun non Muslim merekomendasikan berbagai macam riset bagi manuskrip-manuskrip ini, diantaranya yang paling mendesak yaitu perlindungan corpus Quran yang berharga ini. Sekarang manuskrip-manuskrip itu disimpan di Gedung Manuskrip Yaman (Yemen’s House of Manuscripts).

Codex Sana'a dengan kode DAM 01-27.1 inilah yang berasal dari Mesjid Agung Yaman tersebut, terdiri dari 40 folio bolak balik (recto verso). Codex ini dimiliki sebagian-sebagian oleh Unesco, Stanford, Sotheby's, Christie's, Bonham, Puin dll. Codex ini telah diteliti oleh banyak ahli. Penelitian dari ilmuwan Jerman yang bekerja sama dengan pemerintah Yaman menyimpulkan bahwa codex ini tidak lebih tua dari 50 Hijrah, sehingga menjadikannya bagian dari Quran yang tertua didunia.

Hal paling menarik dari codex ini dia dibuat diatas tulisan lain yang sudah dihapus (palimpsest). Penggunaan daur ulang kulit binatang untuk manuskrip merupakan hal yang lumrah di jaman dulu, karena harganya yang mahal.

Dari penelitian dengan carbon dating diperkirakan tulisan bawah yang sudah dihapus (scriptio inferior) jika dihubungkan dengan sejarah yang tercantum dalam hadist/tradisi berasal dari jaman sahabat-sahabat nabi , sedangkan tulisan atasnya (scriptio superior) berasal dari jaman Kalifah Usman atau berbeda sekitar 50 tahun.

Tabel dari isi surah-surah dalam scriptio inferior dan scriptio superior bisa dilihat diwebnya. Sadeghi dan Bergmann mengatakan beberapa scriptio inferior tidak dapat diidentifikasi dengan quran, bahkan dengan codex dalam literatur manapun dan merupakan codex yang independen dalam tipe huruf maupun tradisi.



Dalam tabel ini terlihat bahwa tulisan bawah ayat 2:191-196, ditimpa dengan ayat 2:265-2:272. Tabel scriptio inferior yang kosong berarti tidak ditemukan sumbernya dari al quran (baris ke 9, ayat 6:49-6:61).

Jenis huruf dalam manuskrip ini Hijaz miring dengan sudut tajam, dengan tanda titik (diakritik) tapi tanpa vokal. Penelitian palimpsest ini menggunakan teknik fotografi ultraviolet.

Pada tahun 2007 ditemukan lagi 4000 lembar manuskrip di mesjid ini.

sumber
Islamic-awareness.org
history today
»»  read more

Selasa, 12 April 2011

Koin Islam Pertama Bergambar Orang

Islamic-awareness merupakan web yang sangat menarik. Web ini bertujuan untuk memberi pengetahuan pada muslim dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan dari misionaris kristen dan orientalis. Walaupun begitu web ini tidak bersifat apologetik, berusaha mempertahankan obyektivitas dan berusaha menampilkan pandangan para ahli dalam bidang keislaman dan sejarah. Saya selalu menuju kesini jika ingin mendapatkan informasi-informasi sejarah islam.





Diweb ini juga saya pertama kali mengetahui tentang koin-koin islam awal. Keterangan yang didapat dari web ini adalah bahwa pada awal pemerintahannya muslim arab belum memiliki sistem pemerintahan rumit seperti Sassanid dan Byzantium, sehingga mereka langsung mengadopsi sistem mereka. Pada koin tertua islam yang ditemukan, koin Sassanian ini hanya ditambahkan penanggalan hijriah. Ada juga koin Byzantium yang dirubah jadi koin arab-byzantium.


Ini koin islam tertua yang pernah ditemukan. Koin tipe arab-sassanian , gambar kepala dengan tulisan Yazdgrid III dibaliknya gambar altar api dengan pengawalnya dan tahun 31H/653M



Ini koin dengan tulisan Bismillah Muhammad rasul Allah yang tertua yang pernah ditemukan. Berasal dari tahun 66H/685-686M. Bergambar kepala dengan tulisan abdul Malik bin Abdullah. Gambar baliknya altar api dengan dua orang pengawal.



Koin sebelah kiri adalah koin byzantium dengan gambar dada Phocas, yang kanan koin islam dengan imitasi desain. Diperkirakan dari tahun 74H/693-694M. Pada koin arab-byzantium salib hilang, mahkota salib Phocas hilang diganti dengan bentuk lurus. Pada sebelah baliknya gambar malaikat memegang tongkat dan salib dihilangkan bentuk melintangnya.


Koin jiplakan Byzantium yang ditambah dengan kalimat shahadat. Sebelah atas koin Byzantium, sebelah bawah koin arab-byzantium.(72-74H). Gambar tiga orang raja berdiri, dibaliknya tangga dengan tongkat salib dirubah bentuknya jadi seperti bentuk palu dengan tulisan bism Allāh lā-ilaha il-Allāh waḥdahu Muḥammad rasūl Allāh. Ini merupakan bukti fisik tertua bismillah dan kalimat sahadat dalam satu koin.


Koin reformasi atau koin pertama tanpa icon. Dibuat oleh Abdul Malik sejak 77H. Berupa tulisan lā-ilaha il-Allāh waḥdahu la sharīkalah (artinya?) dibaliknya tulisan bism Allāh ḍuriba hadhā al-dirham bi-r-rāmhurmuz fī sanat tisʿ wa sabʿīn (bismillah dirham ini dicetak di Ramhurmuz pada tahun 79).

Dari koin-koin ini kita bisa melihat bahwa koin-koin awal bergambar manusia. Ketika koin dibuat dengan tambahan bismillah atau shahadat gambar manusia tetap ada. Koin baru mulai dibuat tanpa gambar manusia oleh Abdul Malik pada 77H.

Jadi dengan bukti-bukti ini saya ragu jaman nabi kita dilarang menggambar manusia. Itu dilakukan setelah jaman nabi, setelah jaman khulafaur rashidin, yaitu pada masa Abdul Malik. Abdul Malik juga yang membuat bangunan islam tertua Dome of the Rock. Tidak diragukan beliau adalah seorang tokoh sejarah Islam yang cukup penting.


semua gambar dari printscreen islamic-awareness.org
»»  read more

Sabtu, 02 April 2011

Top Secret: Gereja Abad ke 4 Ternyata Ada di Arab

Di sebuah gurun di Jubail Arab Saudi terdapat sisa gereja Asyiria abad ke 4. Reruntuhan ini ditemukan pada tahun 1986 oleh turis yang sedang berpetualang di gurun. Ketika ban mobil selip mereka menemukan reruntuhan didalam pasir.

Sementara itu sisa dari gereja tertua didunia ada di Megiddo Israel yang diperkirakan berasa dari abad ke 3-4. Yang ada hanyalah lantai mosaik dengan tulisan Yunani. Dengan begitu keberadaan gereja kuno di Saudi ini sangat penting bagi sejarah karena merupakan gereja yang masih mempunyai dinding.

Lantai gereja Megiddo, gambar dari sini


Pemerintah Saudi merahasiakan penemuan ini pada rakyatnya. Sebuah gereja antik pra islam dinegeri lahirnya islam bisa menyiratkan hal-hal yang tidak diinginkan, sepertinya. Lagipula kita sudah sering diceritakan bahwa tanah arab itu tidak mengalami pengaruh dari agama-agama besar, alias tetap pagan dan jahil sampai nabi Muhammad mendapat wahyu.

Saat ini situs ini tidak boleh didatangi oleh orang asing baik turis atau arkeolog dengan alasan masih diekskavasi. Sepertinya pemerintah berharap agar sisa-sisa ini kembali terkubur di pasir gurun.

Kalau kita search dengan google earth atau google map dengan keyword jubail church saudi, keluar tulisan 'Kami tidak memahami lokasi Jubail Church Saudi tersebut'

Supaya penonton tidak kecewa saya posting gambar-gambarnya disini yang didapat dari ABOVE TOP SECRET :p yang juga sumber dari postingan saya ini.




»»  read more

Kamis, 31 Maret 2011

Dome of the Rock: Kuil Islam

Dome of the Rock

Dome of the Rock (Masjid Qubbah as Sakhrah) / Kubah Batu yang terletak di Temple Mount (atau Gunung Moria) Jerusalem merupakan salah satu peninggalan islam tertua. Diperkirakan dibangun pada 688 - 691 M oleh Kalifah Umayyah Abdul Malik bin Marwan, bangunan ini lebih tepat disebut sebagai kuil daripada mesjid, karena bentuknya yang segi delapan dan mengelilingi sebuah bentukan batu dan gua. Karena octagonal bangunan ini tidak menghadap ke Mekkah dan mihrabnya (ceruk kiblat) terletak diarah tenggara, dekat pintu selatan.


'Mesjid' ini selain merupakan salah satu bangunan tertua islam juga termasuk yang terindah. Bangunan ini juga menyimpan ritme matematika dalam proporsinya. Seluruh dinding luar panjangnya 67 feet, begitu juga diameter kubah dan tingginya dihitung dari silinder bawah sama-sama 67 feet.


Gambar dari planetware

Kubah bangunan ini dulunya terbuat timah, lalu diganti dengan alumunium. Kubah alumunium ini sekarang sudah ditutup dengan lembaran-lembaran daun emas atas bantuan Raja Hussein dari Yordan.

Keramik indah gaya Persia yang menutupi dinding luar merupakan restorasi pada tahun 1545 oleh Sultan Suleyman al Qanuni dari kekalifahan Ottoman. Dinding bawahnya dilapisi marmer putih.

The Dome of The Rock


Menurut sacred-destinations formasi bebatuan disitu sudah dianggap keramat sejak dulu oleh bangsa Yahudi yang mempercayai bahwa di gunung Moria itulah Ishak hendak dikorbankan oleh ayahnya, Ibrahim. Juga diyakini bahwa di area itu terletak tempat tersuci dari yang suci dari Kuil Sulaiman maupun Kuil Herodes.

Diyakini bahwa bangunan ini inspirasinya dari Church of Holy Sepulchure (Gereja Makam Suci) di Yerusalem yang dibangun pada 325 M. Bangunan Islam ini dibangun untuk menyaingi gereja-gereja dengan kubahnya.

Dalam tradisi yahudi, formasi batuan ini merupakan tempat tersuci di bumi. Walaupun titik tepatnya tidak diketahui pasti, para rabbi dan ilmuwan meyakini areanya disekitar bebatuan yang menonjol ini. Karena otoritas Muslim melarang kaum yahudi untuk bersembahyang disini, maka area terdekat bagi yahudi untuk bersembahyang adalah ditembok barat dari sisa kuil Herodes.

Menurut tradisi (hadis) islam suni, dari batu inilah nabi Muhammad naik ke surga dalam peristiwa isra' mi'raj, dan bangunan ini dibuat untuk memperingatinya. Tetapi berbagai inskripsi dalam bangunan ini tidak menyinggung mengenai isra mi'raj sama sekali. Untuk inskripsi lengkapnya, karena agak panjang saya posting sendiri saja.  (Mampir kesini Ayat Quran di Dome of the Rock)

Dibawah bebatuan itu terdapat gua Bir el Arwah (Sumur arwah) dimana konon suara roh orang mati bisa terdengar. Gua ini bisa dimasuki melalui tangga dekat pintu masuk selatan.
»»  read more